.Masih
ingat dengan bocah ajaib ponari dan batu ajaibnya.
Misteri
dibalik Batu Petir yang di temukan oleh dukun Cilik perlahan-lahan mulai
terungkap,menurut Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dalam penelitiannya di
laboratorium Molekuler dan Mikroskopik di surabaya menemukan suatu struktur air
rendaman batu petir milik ponari berbeda dengan air yang tidak direndam oleh
batu petir. Sistem penelitian ini digunakan dengan cara membandingkan air
rendaman batu petir milik ponari yang di bandingkan dengan air yang tidak
direndam dengan batu petir, serta meneliti air sebelum direndam dengan batu
petir dan air setelah direndam batu petir.
Hasil
yang ditemukan sangat mengejutkan, air hasil rendaman batu petir ternyata
mengandung butiran-butiran kristal dengan ukuran 1,7 Micron - 1,8 Micron
sedangkan air yang tiodak direndam batu petir ponari tidak ditemukan kristal
sama sekali, kristal-kristal inilah yang diperkirakan dapat menyembuhkan
penyakit, tetapi Dinas Kesehatan JATIM belum dapat memastikan apakah kristal
ini yang menjadi faktor penyembuhan atau masih ada faktor-faktor lain.Untuk
langkah penelitian terhadap air rendaman batu petir Dinas kesehatan akan
mengumpulkan dan meneliti para pasien-pasien ponari yang mengaku sembuh dari
penyakitnya setelah meminum rendaman air dari batu petir ponari, jadi secara
ilmiah batu ajaib ponari semakin dapat di terangkan secara ilmiah.
hal ini
hampir sama dengan apa yang dilakukan masaru emoto yang meneliti air dan
kristal air dari air zam-zam dan air-air yang telah didoakan oleh biksu-biksu
di teliti mengandung kandungan kristal berbentuk bunga segi enam (hampir sama
dengan butiran kristal salju) sedangkan air yang diberi umpatan dan caci maki
membentuk kristlsa-kristal hitam yang buruk.
Misteri
Batu Petir Sakti Milik Ponari Mulai Terungkap, serta Kisah Mistis Dibaliknya
Apa
sebenarnya batu ajaib milik Ponari, dukun cilik asal Megaluh, Jombang, yang
aksinya mencengangkan Jawa Timur itu?
Menurut
Ponari, batu ajaib itu ditunggu dua makhluk gaib, laki-laki dan perempuan
bernama Rono dan Rani. Dua makhluk gaib itulah yang selama ini memberikan
amanat kepada Ponari untuk menolong orang sakit melalui batu yang ditemukan
pertengahan Januari lalu.
Kisah
penemuan batu sebesar kepalan tangan anak-anak berwarna coklat kemerahan itu
cukup dramatis dan bernuansa mistis. Ponari dalam ceritanya beberapa waktu lalu
mengungkapkan, batu itu ditemukan secara tidak sengaja, yakni saat hujan deras
mengguyur desanya.Sebagaimana bocah-bocah seusianya, Ponari bermain-main di
bawah guyuran hujan lebat yang sesekali diiringi suara geledek. Pada saat itu, lanjut
Ponari, bersamaan suara petir yang menggelegar, kepalanya seperti dilempar
benda keras.Sejurus kemudian, Ponari merasakan hawa panas menjalar ke seluruh
tubuhnya. Bersamaan itu, Ponari merasakan ada batu berada di bawah kakinya.
Batu tersebut mengeluarkan sinar warna merah. Karena penasaran, batu itu dibawa
pulang dan diletakkan di meja.
.Masih
ingat dengan bocah ajaib ponari dan batu ajaibnya.
Misteri
dibalik Batu Petir yang di temukan oleh dukun Cilik perlahan-lahan mulai
terungkap,menurut Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Timur dalam penelitiannya di
laboratorium Molekuler dan Mikroskopik di surabaya menemukan suatu struktur air
rendaman batu petir milik ponari berbeda dengan air yang tidak direndam oleh
batu petir. Sistem penelitian ini digunakan dengan cara membandingkan air
rendaman batu petir milik ponari yang di bandingkan dengan air yang tidak
direndam dengan batu petir, serta meneliti air sebelum direndam dengan batu
petir dan air setelah direndam batu petir.
Hasil
yang ditemukan sangat mengejutkan, air hasil rendaman batu petir ternyata
mengandung butiran-butiran kristal dengan ukuran 1,7 Micron - 1,8 Micron
sedangkan air yang tiodak direndam batu petir ponari tidak ditemukan kristal
sama sekali, kristal-kristal inilah yang diperkirakan dapat menyembuhkan
penyakit, tetapi Dinas Kesehatan JATIM belum dapat memastikan apakah kristal
ini yang menjadi faktor penyembuhan atau masih ada faktor-faktor lain.Untuk
langkah penelitian terhadap air rendaman batu petir Dinas kesehatan akan
mengumpulkan dan meneliti para pasien-pasien ponari yang mengaku sembuh dari
penyakitnya setelah meminum rendaman air dari batu petir ponari, jadi secara
ilmiah batu ajaib ponari semakin dapat di terangkan secara ilmiah.
hal ini
hampir sama dengan apa yang dilakukan masaru emoto yang meneliti air dan
kristal air dari air zam-zam dan air-air yang telah didoakan oleh biksu-biksu
di teliti mengandung kandungan kristal berbentuk bunga segi enam (hampir sama
dengan butiran kristal salju) sedangkan air yang diberi umpatan dan caci maki
membentuk kristlsa-kristal hitam yang buruk.
Misteri
Batu Petir Sakti Milik Ponari Mulai Terungkap, serta Kisah Mistis Dibaliknya
Apa
sebenarnya batu ajaib milik Ponari, dukun cilik asal Megaluh, Jombang, yang
aksinya mencengangkan Jawa Timur itu?
Menurut
Ponari, batu ajaib itu ditunggu dua makhluk gaib, laki-laki dan perempuan
bernama Rono dan Rani. Dua makhluk gaib itulah yang selama ini memberikan
amanat kepada Ponari untuk menolong orang sakit melalui batu yang ditemukan
pertengahan Januari lalu.
Kisah
penemuan batu sebesar kepalan tangan anak-anak berwarna coklat kemerahan itu
cukup dramatis dan bernuansa mistis. Ponari dalam ceritanya beberapa waktu lalu
mengungkapkan, batu itu ditemukan secara tidak sengaja, yakni saat hujan deras
mengguyur desanya.Sebagaimana bocah-bocah seusianya, Ponari bermain-main di
bawah guyuran hujan lebat yang sesekali diiringi suara geledek. Pada saat itu, lanjut
Ponari, bersamaan suara petir yang menggelegar, kepalanya seperti dilempar
benda keras.Sejurus kemudian, Ponari merasakan hawa panas menjalar ke seluruh
tubuhnya. Bersamaan itu, Ponari merasakan ada batu berada di bawah kakinya.
Batu tersebut mengeluarkan sinar warna merah. Karena penasaran, batu itu dibawa
pulang dan diletakkan di meja.
Thanks for reading & sharing RM_STUDIO 008


0 comments:
Post a Comment